Pernahkah kalian mendengar istilah 'Segitiga Musim Panas'? Segitiga Musim Panas atau sering disebut Summer Triangle adalah gabungan dari 3 bintang yang terang. Dimana jika ketiga bintang tersebut ditarik garis akan membentuk segitiga. Ketiga bintang itu adalah Altair, Vega, dan Deneb. Altair merupakan bintang alfa rasi Aquilla, Vega merupakan bintang alfa rasi Lyra, dan Deneb merupakan bintang alfa rasi Cygnus. Bintang alfa adalah bintang yang paling terang dalam rasi tersebut. Ketiga bintang ini disebut sebagai Summer Triangle karena di negara yang memiliki empat musim, kehadiran ketiga bintang ini merupakan tanda bahwa musim panas akan segera tiba. Untuk kita yang tidak memiliki istilah 'musim panas', tentu kehadiran ketiga bintang ini tidak digunakan sebagai tanda.
Pada saat Summer Triangle terlihat biasanya di Jepang dilakukan sebuah perayaan yang disebut dengan Tanabata. Dalam perayaan dilakukan penggantungan kertas-kertas harapan. Segitiga Musim Panas ini dapat digunakan sebagai acuan saat pengamatan lengan Galaksi Bimasakti. Galaksi Bimasakti akan membentang sepanjang Altair dan Vega.
Nah setelah sedikit tahu tentang Segitiga Musim Panas kita beralih ke bintang-bintang dan rasi-rasi tempat bintang ini berada. Kali ini Kirupi ingin menceritakan tentang rasi Lyra yang salah satu bintang terterangnya (Vega) menjadi salah satu bintang yang membentuk konfigurasi Summer Triangle. Lyra berarti Lyrae atau harpa. Berdasarkan mitologi Yunani diceritakan bahwa Lyra merupakan sebuah harpa milik Orpheus. Orpheus adalah seorang musisi dari mitologi Yunani kuno. Nah pada tanggal 23 April kita akan mengamati Hujan Meteor Lyrids. Hujan meteor ini akan datang dari arah rasi Lyra. Mungkin segitu dulu cerita dari Kirupi. Selanjutnya Buat yang masih penasaran silakhan di cek sumbernya. :3





0 komentar:
Posting Komentar