Selasa, 29 April 2014

Kirupi Merasa Bosan

Nyaaa nyaaa.. Bosan sekali... 
Mendung mulai datang :| 
Dengan kata lain, langitnya jelek lagi.. 
Zzzz.... 
Apa yang harus kirupi lakukan? 
<(>o<'')>


Selamat Hari Burung Adek Dee

Selamat ulang tahun adek Dzafira Humaida Annisya
Semoga panjang umur jadi anak yang membanggakan orang tua, bangsa dan negara ya adek Dee \(^-^')/


Kirupi and Goo-goo

Kirupi sedang main bersama Goo-Goo and Friends >_<
Goo-goo nakal.. Masa mainan kirupi diambil sih :(


Gomen!

Hwaaa maaf ya kirupi jarang nongol... Kreator lagi cibuk kuliah, jadinya kirupi terlantar. Anyway, kemarin kirupi berburu meteor bersama kreator dan teman-temannya. Di puncak hujan meteor Lyrids kemaren kami dapat 15 meteor. Hwaaaa.... Keren pake banget deh pokoknya... Pasti waktu badai meteor akan lebih keren lagi.. \(^-^')/


Stiker Kirupi

Ada yang mau stiker kirupi?? \(^-^)/

Sabtu, 19 April 2014

Mari Membaca Buku Bersama Kirupi

Lagi-lagi hujan... Akhir-akhir ini sering hujan... Membosankan...
Daripada bosan suntuk mending baca buku astronomi duluuuu~
("/^-^)/ Yuk yuk budayakan membaca buku... Supaya semakin banyak pengetahuan kita, biar kalo dikepoin orang bisa jawab mihihi...


Jumat, 18 April 2014

Hujan Membuat Kirupi Bosan

Hujan... Membosankan -______-

Rabu, 16 April 2014

Ini Kirupi?

Kreator ini kirupi? O.O
wew....

Kirupi dan Kreator Stargazing

Senangnya semalam Kirupi stargazing bersama kreator dan teman-temannya \(^-^)/ 
Kami mengamati bulan, saturn, dan sirius yang berkelip-kelip. Kami juga belajar rasi-rasi bintang di langit... Seru sekali...
 

Kirupi Sangat Suka Astronomi

Kirupi sangat suka astronomi \(^o^'')/
Bagaimana dengan kalian?
 

Kirupi Ingin Keluar dari Laptop

Kirupi merasa bosan berada dalam laptop kreator
Bgaimana reaksi kreator saat dia menggambar kirupi, tiba-tiba kirupi keluar dari laptopnya \(^o^)/ tadaaaaaa.....
Mungkin kreator akan pingsan >,<

Apakah Kirupi Seindah Bulan?

Selamat malam... Bagaimana tampak bulan malam ini? Apa seindah Kirupi? hehe... >///<

Selasa, 15 April 2014

Blood Moon?

BLOOD MOON?
Kenapa harus blood moon yang berarti bulan darah dalam bahasa Indonesia?

Gerhana bulan total yang terjadi pada 15 April 2014 merupakan lunar tetrad. Lunar tetrad adalah gerhana bulan total yang terjadi sebanyak empat kali dan berturut-turut tanpa diselingi gerhana bulan sebagian dan memiliki selang waktu enam bulan. 

Istilah Blood Moon pertama kali dikenalkan dalam sebuah buku karya John Hagee pada tahun 2013 yang berjudul “Four Blood Moons, Something Is About To Change”. John Hagee adalah seorang pendeta agama nasrani. Istilah ini digunakan karena lunar tetrad terjadi tepat saat hari besar keagamaan (paskah).

Sebenarnya warna merah pada bulan saat gerhana bulan terjadi karena berkas sinar Matahari yang nyaris menyinggung permukaan Bumi akan dibiaskan atmosfer khususnya kala melewati lapisan troposfer dan stratosfer. Sehingga saat diteruskan kembali ke angkasa ia akan menuju permukaan Bulan. Atmosfer Bumi menghamburkan komponen cahaya kebiruan dalam setiap berkas sinar Matahari yang nyaris menyinggungnya, sehingga sinar yang diteruskan ke Bulan akan didominasi komponen cahaya kemerahan. Karena itu pada saat puncak Gerhana Bulan Total, Bulan tak benar-benar gelap melainkan justru nampak kemerah-merahan dan relatif terang dengan magnitudo semu sekitar -3 alias lebih terang dari Jupiter. Ini wajar. Justru jika Bulan tak kemerah-merahan alias malah bener-bener gelap di saat puncak Gerhana Bulan Total, itu yang harus dipertanyakan. Sebab hal itu menandakan ada tabir surya dalam atmosfer kita, yang menyerap sinar Matahari cukup signifikan sehingga yang tersisa menghasilkan intensitas cukup rendah di permukaan Bulan. Tabir surya tersebut merupakan aerosol sulfat, produk reaksi gas belerang dengan oksigen dan uap air di atmosfer Secara alamiah ia berasal dari letusan besar gunung berapi (skala 4 VEI atau lebih) atau tumbukan benda langit (komet/asteroid berdiameter lebih dari 1 km). Tabir surya yang sama juga akan mengurangi intensitas sinar Matahari yang jatuh ke permukaan Bumi, yang bisa berimbas pada terjadinya pendinginan global.

Jadi ‘Blood Moon’ hanyalah istilah yang digunakan masyarakat untuk menyatakan lunar tetrad, yaitu gerhana bulan total ke empat yang terjadi berturut-turut tanpa diselingi gerhana bulan sebagian, dengan selang waktu enam bulan.

Sumber : 

1) http://earthsky.org/space/what-is-a-blood-moon-lunar-eclipses-2014-2015
2)https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10203818048156003&set=a.1501793029145.2066160.1363776334&type=1

Minggu, 13 April 2014

Perbedaan Musim di Bumi



Ada musim salju, musim semi, musim panas, musim gugur. Tapi kalau di Indonesia hanya dua musim saja, penghujan dan kemarau. Hehe... Kirupi sempat bingung kenapa musim berbeda-beda, kenapa juga ada musim? Terus kirupi tanya deh sama kreator. Nah begini jawabannya (padahal sambil intip-intip web orang tuh kreator, hihi).

Perbedaan musim di bumi memang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan sumbu rotasi bumi dengan kemiringan sebesar 23,5° saat mengelilingi matahari (revolusi) menyebabkan perbedaan pancaran sinar matahari yang diterima oleh berbagai tempat di bumi. Akibatnya terjadi perbedaan lamanya siang, malam dan pergantian musim.

Pancaran matahari yang diterima oleh bumi berubah secara periodik melalui tiga zona yaitu tropic of cancer (daerah yang dilalui garis lintang utara ±23,5°), equator (daerah yang dilalui garis lintang 0°), dan tropic of capricorn (daerah yang dilalui garis lintang selatan ±23,5°). Negara kita merupakan salah satu contoh negara yang dilintasi oleh garis equator. India, Saudi Arabia dan Meksiko merupakan contoh negara yang dilewati oleh tropic of cancer, sedangkan contoh daerah yang dilewati tropic of capricorn adalah Afrika Selatan, Quensland (Australia) dan Argentina.

21/22 Desember, Winter solstice
Pancaran sinar matahari akan membentuk sudut 90° pada daerah tropic of capricorn. Pada kondisi ini daerah utara hemisphere akan mengalami musim dingin (winter) sedangkan daerah selatan hemisphere mengalami musim panas (summer). Lamanya waktu siang di daerah selatan lebih besar dibanding daerah utara. Makin ke utara, waktu malam akan semakin lama, puncaknya di kutub utara yang gelap sepanjang hari, sedangkan kutub selatan terang sepanjang hari.

21/22 Maret, Spring equinox
Pancaran sinar matahari akan membentuk sudut 90° pada daerah equator. Pada kondisi ini daerah utara hemisphere akan mengalami musim semi (spring) karena adanya kenaikan suhu dibanding periode sebelumnya, sedang daerah selatan hemisphere mengalami musim gugur (autumn). Kebalikan dari Autumn equinox, waktu akan dipercepat satu jam karena siang akan berangsur angsur menjadi lebih lama dan akan maksimal pada musim panas (summer).

1/22 Juni, Summer solstice
Pancaran sinar matahari akan membentuk sudut 90° pada daerah tropic of cancer. Pada kondisi ini daerah utara hemisphere seperti eropa dan amerika akan mengalami musim panas (summer) sedangkan daerah selatan hemisphere seperti Australia bagian tengah dan selatan mengalami musim dingin (winter). Lamanya waktu siang di daerah utara lebih besar dibanding daerah selatan. Makin ke utara, waktu siang akan semakin panjang, puncaknya di kutub utara yang terang sepanjang hari sedangkan kutub selatan gelap sepanjang hari.

22/23 September, Autumn equinox
Pancaran sinar matahari akan membentuk sudut 90° pada daerah equator. Pada kondisi ini daerah utara hemisphere akan mengalami musim gugur (autumn) karena suhu lebih rendah dibanding periode sebelumnya akibat berkurangnya pancaran sinar matahari, sedang daerah selatan mengalami musim semi (spring). Bagi mereka yang tinggal di eropa, pada tanggal tertentu waktu akan diperlambat satu jam (saving day light) karena malam akan berangsur angsur menjadi lebih lama dan akan mencapai puncaknya pada periode selanjutnya, musim dingin (winter).

Sumber : http://netsains.net/2008/12/mengapa-terjadi-perbedaan-musim-di-bumi/

Jumat, 11 April 2014

Kirupi Tidak Bisa Melihat Gerhana Bulan

Kirupi sangat sedih, orang-orang di Amerika sana bisa melihat gerhana bulan total pada 14 April ini. Sementara kirupi yang tinggal di Indonesia tidak dapak menikmatinya. Apakah teman-teman merakasakn hal yang sama dengan Kirupi? Tapi tidak perlu sedih berlarut-larut teman, masih banyak agenda gerhana bulan dalm setahun kedepan. Semangat, salam astronomi dari Kirupi! ^-^

Segitiga Musim Panas, Vega, dan Rasi Lyra

Pernahkah kalian mendengar istilah 'Segitiga Musim Panas'? Segitiga Musim Panas atau sering disebut Summer Triangle adalah gabungan dari 3 bintang yang terang. Dimana jika ketiga bintang tersebut ditarik garis akan membentuk segitiga. Ketiga bintang itu adalah Altair, Vega, dan Deneb. Altair merupakan bintang alfa rasi Aquilla, Vega merupakan bintang alfa rasi Lyra, dan Deneb merupakan bintang alfa rasi Cygnus. Bintang alfa adalah bintang yang paling terang dalam rasi tersebut. Ketiga bintang ini disebut sebagai Summer Triangle karena di negara yang memiliki empat musim, kehadiran ketiga bintang ini merupakan tanda bahwa musim panas akan segera tiba. Untuk kita yang tidak memiliki istilah 'musim panas', tentu kehadiran ketiga bintang ini tidak digunakan sebagai tanda. 

Pada saat Summer Triangle  terlihat biasanya di Jepang dilakukan sebuah perayaan yang disebut dengan Tanabata. Dalam perayaan dilakukan penggantungan kertas-kertas harapan. Segitiga Musim Panas ini dapat digunakan sebagai acuan saat pengamatan lengan Galaksi Bimasakti. Galaksi Bimasakti akan membentang sepanjang Altair dan Vega.

Nah setelah sedikit tahu tentang Segitiga Musim Panas kita beralih ke bintang-bintang dan rasi-rasi tempat bintang ini berada. Kali ini Kirupi ingin menceritakan tentang rasi Lyra yang salah satu bintang terterangnya (Vega) menjadi salah satu bintang yang membentuk konfigurasi Summer Triangle. Lyra berarti Lyrae atau harpa. Berdasarkan mitologi Yunani diceritakan bahwa Lyra merupakan sebuah harpa milik Orpheus. Orpheus adalah seorang musisi dari mitologi Yunani kuno. Nah pada tanggal 23 April kita akan mengamati Hujan Meteor Lyrids. Hujan meteor ini akan datang dari arah rasi Lyra. Mungkin segitu dulu cerita dari Kirupi. Selanjutnya Buat yang masih penasaran silakhan di cek sumbernya. :3

Kamis, 10 April 2014

Menunggu Puncak Hujan Meteor Lyrids

Kirupi tidak sabar menunggu puncak Hujan Meteor Lyrids  -_-
Bagaimana dengan teman-teman? Ada yang punya rencana berburu meteor seperti Kirupi? Untuk yang mau berburu, jangan lupa ya tanggal 23 April 2014. Langit area timur laut, di rasi Lyra. Kemungkinan meteor yang akan terlihat adalah 20 meteor/jam. Pengamatan yang pas dapat dilakukan pada sepertiga malam terakhir. Semoga dapat Fire Ball ya! Segeralah tanggal 23 >,<

Rabu, 09 April 2014

Pengamatan Oposisi Planet Mars

Bagaimana pengamatan oposisi planet Mars? Apakah berjalan lancar? Kirupi tadi galau, gara-gara hujan tidak segera reda. Kemarin di daerah Kirupi langit baru cerah pada pukul 20.30 lebih. Tapi beruntung setelah hujan langitnya sangat cerah. Planet Mars terlihat sangat jelas sebagai titik merah di langit. Selain itu jupiter tidak mau kalah, dia juga menampakkan dirinya. Ditambah lagi Bulan yang benderang mendambah kelengkapan pengamatan hari ini. Ini cerita Kirupi, bagaimana cerita kalian? 

Selasa, 08 April 2014

Apa Itu Kreator?

Creatorku sedang membaca sebuah buku. Kirupi melihat ada sesuatu yang sangaaaaattt besar.. Gambarnya terlihat seperti bola kacang. Kemudaian Kirupi tanyakan padanya, apa itu? Dia bilang gambar itu adalah gambar planet Mars. Planet yang akan kita amati bersama besok.
Nama Mars diambil dari nama dewa perang bangsa Romawi karena penampakannya yang merah padam saat marah. Planet merah ini adalah salah satu planet terestrial yang terdapat di tata surya bagian dalam. Jarak Mars ke matahari 1,5 kali jarak bumi ke matahari.
Sebagian besar permukaan planet Mars adalah gurun beku yang dipenuhi batuan dan disana-sini terdapat bukit pasir dan kawah-kawah. Dan kerennya, Mars memiliki gunung berapi jauh lebih besar daripada yang ada di Bumi. Warna merah planet ini berasal dari tanah yang kaya akan besi oksida(karat). Sebagian besar penyusun atmosfer planet ini adalah karbon dioksida. Wahh kita tidak bisa bernafas dong
Mars memiliki dua buah satelit, yaitu Phobos dan Deimos. Para astronom yakin bahwa dua satelit kecil dan tak beraturan bentuknya ini adalah asteroid yang terperangkap oleh gravitasi Mars.
Wahh ternyata beginilah keadaan planet mars. Pantas saja creatorku dan teman-temannya ingin mengamati planet ini. Besok Kirupi juga tak mau ketinggalan ah.. Apa teman-teman besok masih mau diam saja dirumah? Ayo kita mengamati si Planet Merah ini...
Enslikopedi Ruang Angkasa | Heather Couper & Nigel Henbest | Edisi Bahasa Indonesia

Mari Belajar Astronomi Bersama Kirupi

Ayo belajar astronomi bersama Kirupi. Apakah kalian pernah membaca buku-buku astronomi? Buku apa saja yang pernah kalian baca? Kalau Kirupi paling suka Ensiklopedi Ruang Angkasa milik Heather Couper & Nigel Henbest karena banyak gambarnya dan penjelasannya mudah di terima. Hehe...

Planetary Kirupi

Merkurius dan Kirupi

Venus dan Kirupi

Mars dan Kirupi

Jupiter dan Kirupi

Emoticon Kirupi

Smile Kirupi

Wink Kirupi

Tounge Kirupi

Fishmouth Kirupi

Love Love Kirupi

Ehh? Kirupi

Kyaaa Kirupi

Angry Kirupi

Sad Kirupi

Crying Kirupi

Kirupi Suka Mengamati Langit Malam

Kirupi sangat suka mengamati langit malam, baik melalui teleskop maupun mata telanjang. Semuanya terlihat sangat keren. Apakah kalian sudah mengamati langit malam yang indah? Pernahkah kalian melihat lengan Bima Sakti? Jika kalian belum pernah melihat langit malam segeralah mendongak ke atas saat malam datang. Tidak ada bintang yang terlihat? Berpindahlah ke tempat yang gelap. Tinggal di perkotaan, sehingga bintang-bintang tidak terlihat? Bergeserlah ke pedesaan. Telah melihat langit malam dan belum jatuh cinta? Lihatlah lebih dalam lagi. Salam astronomi, mari cintai langit malam, kurangi polusi cahaya untuk langit malam yang indah.

Salam Kenal dari Kirupi

Salam kenal namaku Kirupi. Kirupi adalah hasil karya dari StupidAlien (a.k.a. HairlindaAA). Kirupi tercipta dari keisengan sang kreator serta kecintaan kreator pada astronomi. Kreator menginginkan Kirupi mengenalkan astronomi ke semua orang dengan cara yang berbeda. Kreator ingin semua orang bisa melihat langit yang indah, mengamatinya, dan mengaguminya. Oleh karena itu kirupi hadir untuk bermain dan memberikan info-info tentang astronomi dengan bahasan yang simple. Kirupi suka langit malam, Kirupi suka astronomi. Ayo belajar astronomi bersama Kirupi.